Satelit9.com,Purwokerto -Sebagai bentuk solidaritas atas kekerasan terhadap wartawan di Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Riau, sejumlah jurnalis di Purwokerto menggelar aksi keprihatinan, Selasa (16/10) malam.
Salah satu peserta aksi Aris Andrianto menilai tindakan represif oknum TNI AU ini sudah kelewat batas. Tindakan ini menurutnya menunjukkan ketidakpahaman aparat TNI terhadap profesi jurnalis yang dilindungi UU Pers Nomor 40/1999.
Aksi digelar di halaman RRI Purwokerto sekitar pukul 20.00. Dalam aksinya puluhan jurnalis membawa berbagai macam affiche kecaman terhadap aksi kekerasan.
Beberapa affiche tersebut diantaranya bertuliskan, stop arogansi TNI, kami mengecam kebrutalan TNI di Riau. Para jurnalis juga meletakkan ID agenda sebagai simbol keprihatinan, dilanjutkan aksi teaterikal.(cool)
.jpg)