Satelit9.com,Jakarta-Ketua DPR RI Marzuki Alie menyatakan, DPR RI bukan sarang maling sebagaimana stigma yang terbangun di masyarakat. Ia mengakui ada sejumlah oknum DPR yang korupsi.
"Kalau ada yang mencuri, mengorupsi uang negara, ya oknum. Tapi gak pada tempatnya disebut DPR RI sebagai sebuah lembaga disebut tempat maling. Jangan disebut DPR RI sebagai kampung maling," kata Marzuki di Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (17/10).
Marzuki mengimbau masyarakat tak terhasut pola pikir lembaga swadaya masyarakat. DPR terbuka terhadap kritik. Masyarakat bisa menyampaikan keluhannya lewat pesan singkat, website hingga surat.
Di sisi lain, Marzuki meminta anggota DPR RI untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kinerjanya. Apalagi Dewan punya fungsi pengawasan terhadap lembaga lain.
"Kita harus mengevaluasi diri, bagaimana meningkatkan kinerja kita ke depan. Jadi bukan seremonial semata," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini.(cool)
.jpg)