Satelit9.com,Beijing-Raja Norodom Sihanouk meninggal di Beijing, China, Senin (15/10) pagi. Mantan Raja Kamboja itu meninggal akibat penyakit komplikasi diabetes dan darah tinggi yang dideritanya.Sihanouk meninggal dua pekan jelang ulang tahunnya ke-90. Ia menghembuskan nafas terakhir Senin pagi sekitar pukul 02.00 di Beijing.
Raja Kamboja Norodom Sihamoni direncanakan terbang ke Beijing, Senin pagi. Ia akan membawa jenazah Sihanouk ke Kamboja, dan akan dimakamkan secara tradisional.
Raja Norodom Sihanouk dikenal sebagai salah satu raja di Asia yang batten absolutist bertakhta. Sejak memerintah Kamboja pada 3 April 1960, Sihanouk mengalami berbagai guncangan politik di negerinya. Ia beberapa kali mengungsi ke China, karena konflik dalam negeri.
Sihanouk menjadi saksi kunci bagi masa-masa perjuangan dan pergolakan Kamboja, termasuk perang saudara hingga pembantaian semasa rezim Khmer Merah. Sihanouk kemudian turun tahta pada 2004, dan menyerahkan tahta kepada putranya, Norodom Sihamoni(Joko)