Satelit9.com,Sragen- Seorang siswi kelas 2 SMK di Sragen, Jawa Tengah, mengalami luka tenggorokan setelah ditampar kepala sekolah. Musababnya, sang siswi salah memakai seragam.
Korban adalah Nur Hapsari. Tak terima menerima perlakukan itu, Nur dan orang tuanya, lalu melaporkan Aman Suryadi ke Mapolsek Ngrampil.
Bukan kesengajaan Nur keliru memakai seragam. Soalnya seragam yang seharusnya dipakai pada hari Sabtu, tengah dicuci. Ketimbang tak sekolah, Nur memilih mengenakan seragam lain.
Tapi, kata Nur, Aman tak bisa menerima penjelasannya. Plakk...tamparan mampir ke leher Nur. Akibat perlakuan itu, amandel Nur kambuh lagi. Ia jadi sulit berbicara selama tiga hari.
Keluarga korban sudah mengadu, tapi tak ditanggapi pihak sekolah. Lantara itu mereka melaporkan kasus ini ke polisi. Aman sendiri berdalih, tak bermaksud menampar. Dia hanya menjewer siswi Nur.(adi)
