Satelit9.com,Makassar- Sengketa lahan kembali berujung kerusuhan. Kali ini terjadi di Tanjungbunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Puluhan sepeda motor dibakar warga yang marah.Peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.00 WITA ketika sebagian besar warga menunaikan ibadah salat Jumat. Menurut saksi mata, saat itu puluhan orang yang diduga dari kelompok preman datang ke lahan sengketa di Jalan Tanjungbunga. Mereka, tanpa babibu, membakar satu rumah warga dan merusak satu rumah warga lainnya.
Mendapat perlakuan kasar, warga sekitar pun marah. Mereka secara spontan balik menyerang kelompok preman itu. Melihat ada perlawanan dari warga, kelompok preman itu pun melarikan diri tanpa menghiraukan kendaraan yang sebelumnya dipakai.
Usaha warga menangkap kelompok preman tak berbuah hasil. Kelompok preman itu seakan hilang ditelan bumi. Warga yang masih marah lalu melampiaskan kekesalan mereka dengan membakar sejumlah sepeda motor yang diparkir di luar lahan sengketa. Warga meyakini motor itu adalah milik kelompok preman yang melakukan penyerangan tadi.
Tak hanya motor. Satu assemblage mobil yang terparkir tak jauh dari lahan sengeketa pun turut menjadi sasaran amuk massa.
Keributan itu diduga kuat berlatar belakang sengketa lahan antara warga Tanjungbua dan pengembang PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). Warga yang mengklaim lahan tersebut milik mereka bertahan di lahan itu. Sebaliknya pihak GMTD pun memastikan bahwa lahan tersebut milik mereka.
Sejumlah polisi sudah berdatangan ke lokasi kejadian. Hingga berita ini dibuat, pengamanan ketat masih dilakukan oleh sejumlah aparat dari Polsek Tamalate Makassar. Sejauh ini belum ada bantuan dari Polwiltabes Makassar. Namun, api di rumah yang terbakar pertama telah dipadamkan. Kebakaran tak sampai menjalar ke rumah-rumah lain di kawasan itu.(DSY)