• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Surat Genderang Perang Terbuka Mujahidin Indonesia Timur Kepada Densus88

    Last Updated 2012-10-17T20:03:34Z


    Satelit9.com,Jakarta- Perang melawan terorisme yang ditabuh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kerap menimbulkan pro-kontra. Kali ini, Densus 88 langsung dikirimi surang perang terbuka yang dilakukan kelompok mujahidin.
    Surat terbuka itu ditulis Mujahidin Indonesia Timur (MIT), yang dilansir di laman Arrahmah.com. Kelompok MIT sendiri dikenal merupakan jaringan terorisme di Poso, Sulawesi Tengah.
    Tantangan perang itu mengatasnamakan Komandan MIT, Santoso alias Abu Yahya alias Abu Wardah.enariknya account tersebut dilansir pula didalam situs milik kepolisian RI di http://sumbar.polri.go.id/pengumuman/6/surat-tantangan-mujahidin.html.
    Statement itu sendiri, ditulis mengatasnamakan Komandan Mujahidin Indonesia Timur, Santoso yang disebut-sebut sebagai buronan pihak kepolisian. Berikut account tantangan tersebut :
    بسم الله الرحمن الرحيم
    Sariyatu Tsa'ri wad Dawaa'
    bekerjasama dengan
    Forum Islam Al-Busyro
    mempersembahkan
    Surat Tantangan
    Terbuat dari :
    KOMANDAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR
    Kepada
    DENSUS 88 ANTI TEROR
    Kami selaku Mujahidin gugus tugas Indonesia Timur MENANTANG kepada Densus (Detasement Khusus) 88 Anti Teror untuk BERPERANG secara Terbuka dan Jantan..!!!
    Mari kita berperang secara laki-laki..!!! Jangan kalian Cuma berani menembak, menangkapi anggota kami yang tidak bersenjata..!!! Kalau kalian benar-benar Kelompok laki-laki, maka hadapi kami!!! Jangan kalian menang tampang saja tampil di TV..!!!
    Buktikan bahwa kalian Pasukan Elit yang terlatih secara able dengan Senjata lengkap dan Pelatih yang didatangkan langsung dari USA..!!!
    Kenapa kalian menghadapi kami saja takut yang jumlahnya sedikit, serta Senjata Rakitan..??? Kalian undang TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk menghadapi kami, ataukah kalian ini hanya kumpulan Banci-banci saja.???
    Kepada TNI, biarkan kami selesaikan Urusan ini.???
    Biarkan DENSUS vs MUJAHIDIN bertempur sampai siapa yang kalah dan siapa yang menang, jadilah anda Penonton yang baik.!!!
    Jangan mau anda dibodohi Densus, mereka yang banyak makan uang, anda yang harus susah harus berperang dengan kami, sedangkan mereka enak-enak menonton anda..¦!!!
    Biarkan Rakyat Indonesia tau siapa sebenarnya Densus 88 Anti Teror..!!!
    Mereka hanya pemakan Uang Rakyat dengan alasan Pemberantasan Terorisme, padahal mereka sendiri yang membikin Teror, supaya dilihat memang betul ada Teroris, padahal itu semua akal liciknya mereka supaya mendapat pangkat dan kedudukan, dengan mengorbankan Anak Bangsa yang tidak tau persoalan dan dibodohi oleh mereka.
    Padahal seharusnya kamilah MUJAHIDIN yang mereka harus lawan, tapi ternyata mereka hanya berani melawan orang tak bersenjata.
    Oleh karena itu, kami MENANTANG secara Terbuka kepada Densus 88 Anti Teror untuk Berperang. Jangan kalian tangkapi orang-orang yang lemah lagi, LAWANLAH KAMI..¦!!!
    KEDATANGAN KALIAN KAMI TUNGGU.!!!
    Demikian Surat Tantangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya.

    Atas Nama
    Komandan Mujahidin Indonesia Timur
    Abu Mus'ab Al-Zarqawi Al-Indunesi
    ABU WARDAH aka SANTOSO aka ABU YAHYA
    Allahu Akbar......
    {Dan Kemuliaan itu milik Allah, Rasul-Nya dan Orang-orang yang Beriman, akan tetapi orang-orang Munafik tidak mengetahuinya}

    Jangan lupa untuk selalu mendoakan Para Mujahidin dalam Doa-doa Khusyu' kalian
    Ahad, 14 Oktober 2012 28 Dzulqo'dah 1433 H
    Dari Ikhwan kalian di :
    Sariyatu Tsa'ri wad Dawaa' Sariyah Pembalasan dan Obat Penawar dan
    Forum Islam Al-Busyro Di sini kita bermula, di Ma'rokah kita kan berjumpa. Santoso sendiri kini masih masuk dalam daftar buronan polisi. Dalam surat tersebut, Santoso mengkritik tindakan Densus 88 yang hanya menembak anggotanya yang tidak bersenjata. Santoso pun meminta TNI tidak ikut campur dalam pertarungan mereka.
    Namun, sejumlah pihak menuding surat itu bikinan densus sendiri. Mabes Polri melalui Kabag Penum Komisaris Besar Polisi Agus Rianto terang membantah. Agus menyebut, era teknologi seperti sekarang, dapat membuat siapapun menulis dan menyebarkan surat semacam tersebut melalui internet.
    Sebelumnya, situs Arrahmah.com, yang dimiliki Muhammad Jibril pernah melansir surat serupa. Situs tersebut pernah menjadi donor untuk sejumlah aksi teror pada 2009.
    Arrahmah.com, juga sempat down arrangement sehingga tidak bisa diakses untuk beberapa waktu. Kegagalan sistem tersebut diketahui setelah terjadi aksi penggeledahan dan penangkapan diri sejumlah pegawai di kantor Arrahmah.com pada Agustus 2009.(cool)
    Komentar
    • Surat Genderang Perang Terbuka Mujahidin Indonesia Timur Kepada Densus88

    Terkini

    Topic Popular