• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Bentrok Warga di Tambang emas rakyat Gunung Botak,1 tewas

    Last Updated 2012-11-13T19:51:05Z

    Satelit9.com,Ambon - Bentrokan antarwarga di lokasi penambangan emas rakyat Gunung Botak, Kecamatan Wamsait, Kabupaten Buru, Maluku kembali terjadi sejak Selasa (13/11) malam sekitar pukul 23.10 WIT mengakibatkan satu orang tewas.
    "Diduga kuat bentrokan berawal dari aksi sejumlah penambang emas memarangi salah satu warga Dusun Waetemun (Desa Waengapan) yang belum diketahui identitasnya ini hingga tewas," kata salah satu warga Namlea, Ibrahim Wael yang dihubungi dari Ambon, Rabu dinihari.
    Sejumlah aparat keamanan yang tiba di lokasi bentrokan sejauh ini belum berhasil menenangkan bentrokan tersebut.
    Ibrahim Wael mengatakan, insiden pemarangan para penambang terhadap salah satu warga Waetemun hingga tewas ini belum diketahui penyebab pastinya, namun peristiwa ini telah memicu kemarahan penduduk setempat hingga terlibat bakuhantam dengan para penambang.
    Sejak tambang emas ditemukan tahun lalu, bentrokan antara para penambang dengan penduduk lokal di kawasan Gunung Botak sudah berulang kali terjadi dan mengakibatkan korban jiwa maupun luka berat atau luka ringan, namun sayangnya tidak ada proses penegakan supremasi hukum secara tegas.
    Misalnya bentrokan warga asal Desa Ambalauw dengan penduduk lokal di sekitar lokasi penambangan dan berlanjut ke Namrole, Kabupaten Buru Selatan.
    "Sepertinya kawasan Gunung Botak sudah berlaku hukum rimba, siapa kuat dia menang dan tidak ada proses hukum yang pasti," katanya.
    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Maluku, Anna Latuconsina mengatakan, penemuan logam mulia di Pulau Buru bukan saja membawa berkah tapi juga menimbulkan begitu banyak persoalan hukum, sosial dan ekonomi.
    "Saat melakukan penjaringan aspirasi ke daerah itu, kami mendapati ada ratusan anak-anak sekolah dasar dan SMK yang terpaksa libur karena para gurunya beralih profesi jadi penambang," katanya.
    Para petani di daerah itu juga mengeluhkan ancaman pencemaran terhadap ratusan hektar tanaman padi dan ternak yang dipelihara akibat limbah berbahaya, serta sulitnya mendapatkan tenaga buruh tani saat ini akibat sudah beralih profesi menjadi penambang. (ant/eko)
    Komentar
    • Bentrok Warga di Tambang emas rakyat Gunung Botak,1 tewas

    Terkini

    Topic Popular