Satelit9.com,Yogyakarta- Warga kota budaya Daerah Istimewa Yogyakarta
seperti tak pernah kehabisan ide menggelar acara kreatif. Di Alun-Alun
Utara Yogyakarta, Selasa siang(13/11/2012) digelar apel akbar 1.000
becak dan pengemudinya. Acara ini pun mendapat penghargaan dari Museum
Rekor Indonesia (MURI).
"Saya menolak ini dijadikan rekor Indonesia, harus lebih dari itu, dan saya nyatakan ini sebagai rekor dunia," kata Kepala MURI Jaya Suprana di Yogyakarta.
Menurut Jaya, becak membawa nilai filosofi prinsip kerja keras. Yogyakarta pun merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang terang-terangan menjunjung harkat dan martabat para tukang becak. Jaya mengatakan kini di Paris moda transportasi becak sedang dihidupkan lagi untuk menarik minat kaum wisatawan.
"Di Paris juga ada becak, tetapi tidak mungkin bisa mengumpulkan 1.000 becak seperti sekarang," kata Jaya yang juga pakar kelirumologi itu.
Jaya Suprana akan mengajukan becak di UNESCO untuk didaftarkan sebagai mahakarya asli Indonesia agar dijadikan warisan budaya dunia. ( danu)
"Saya menolak ini dijadikan rekor Indonesia, harus lebih dari itu, dan saya nyatakan ini sebagai rekor dunia," kata Kepala MURI Jaya Suprana di Yogyakarta.
Menurut Jaya, becak membawa nilai filosofi prinsip kerja keras. Yogyakarta pun merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang terang-terangan menjunjung harkat dan martabat para tukang becak. Jaya mengatakan kini di Paris moda transportasi becak sedang dihidupkan lagi untuk menarik minat kaum wisatawan.
"Di Paris juga ada becak, tetapi tidak mungkin bisa mengumpulkan 1.000 becak seperti sekarang," kata Jaya yang juga pakar kelirumologi itu.
Jaya Suprana akan mengajukan becak di UNESCO untuk didaftarkan sebagai mahakarya asli Indonesia agar dijadikan warisan budaya dunia. ( danu)
