Satelit9.com,Bandarlampung- Korban tewas akibat ledakan bom ikan di
Lampung Timur, menjadi tiga. Dua korban meregang nyawa di lokasi
ledakan, sedangkan satu korban lainnya meninggal di rumah sakit.
"Gunawan, 25, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah, akhirnya tewas, karena luka berat," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih di Bandarlampung, Selasa malam (13/11).
Sulistyaningsih menjelaskan, bom ikan meledak saat dirakit di rumah Mahfud di Kampung Kuala Penat, Desa Mergosari, Labuan Maringgal. Mahfud dan Jamal tewas di tempat kejadian.
"Tiga korban tewas dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi," kata Sulistyaningsih.
Menurut dia, pihaknya telah melakukan beberapa tindakan terkait kasus ini, di antaranya olah TKP serta melakukan penyelidikan guna mencari saksi dan barang bukti.
"Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta melibatkan masyarakat setempat," terang Sulistyaningsih.
Pihak kepolisian masih melakukan inventarisir kerugian yang dialami pihak keluarga akibat insiden ledakan bom itu.(kevin)
"Gunawan, 25, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah, akhirnya tewas, karena luka berat," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih di Bandarlampung, Selasa malam (13/11).
Sulistyaningsih menjelaskan, bom ikan meledak saat dirakit di rumah Mahfud di Kampung Kuala Penat, Desa Mergosari, Labuan Maringgal. Mahfud dan Jamal tewas di tempat kejadian.
"Tiga korban tewas dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi," kata Sulistyaningsih.
Menurut dia, pihaknya telah melakukan beberapa tindakan terkait kasus ini, di antaranya olah TKP serta melakukan penyelidikan guna mencari saksi dan barang bukti.
"Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta melibatkan masyarakat setempat," terang Sulistyaningsih.
Pihak kepolisian masih melakukan inventarisir kerugian yang dialami pihak keluarga akibat insiden ledakan bom itu.(kevin)
