Satelit9.com,Wonogiri-Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri saat ini
sedang giat-giatnya memajukan karakter pendidikan pelajar setempat,Kali
ini Disdik Wonogiri akan mengintensifkan affairs razia ponsel dan razia
pakaian ketat bagi pelajar.
Kepala Disdik Wonogiri, Siswanto saat dihubungi Senin malam (5/11/2012), mengatakan angka asusila yang melibatan sejumlah pelajar di Wonogiri sangat mengkhawatirkan, pihaknya mengimbau semua pihak untuk ikut bekerjasama menyelesaikan masalah ini.
Kadisdik menuturkan pakaian wanita baiknya menggunakan rok panjang sampai dibawah lutut. Berpakaian merupakan kesantunan dan kerapian,ujarnya. Saat ditanya sanksi yang diberikan, Siswanto belum memberikan kepastian sanksi apa yang harus diberikan.
Dia menginginkan pelajar di Wonogiri mampu mempunyai karakter yang baik. Dia menambahkan selain pelajar diharapkan authority jangan sampai ada yang berpakaian ketat atau pun tidak santun. Siswanto menambahkan selain mengintensifkan affairs tersebut, dalam waktu dekat setiap sekolah harus mempunyai zona anti merokok.
Sementara Sekretaris Dewan Pendidikan, Tulus Premana Edi saat ditemui wartawan mengatakan dirinya sangat mendukung affairs tersebut. Dia optimis zona anti merokok pasti akan mendapat dukungan dari banyak pihak.
Tulus menambahkan perlu kerjasama orang tua dan dinas terkait untuk mewujudkan affairs tersebut. Pelajar yang merokok biasanya bermula dari keluarga lalu lingkungan sehingga semua pihak harus bekerjasama mengatasi masalah ini,ujarnya.
Tulus menuturkan affairs itu secepatnya harus direalisasikan sebelum bertambah jumlah perokok aktif maupun pasif di Wonogiri.Semantara itu Polres Wonogiri telah membuat peta all-around penyebaran tindak kriminal untuk satu kabupaten. Dan hasilnya ternyata wilayah Wonogiri sisi timur terindikasi rawan terjadi tindak asusila.Kapolres Wonogiri AKBP Ni Kethut Swastika di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (5/11) menjelaskan, pemetaan secara detail tersebut melibatkan Dinas Pendidikan (Disdik) bersama Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan (BKBKSPP).
Lebih ironis lagi, kerawanan asusila justru berada di lingkungan sekolah. Untuk itu rencananya Rabu (7/11) , Polres bakal membuat pemetaan secara lebih detail berisi sekolah backbone saja yang termasuk golongan rawan itu.sekolah yang berpotensi tindakan asusila kebanyakan di kecamatan wilayah Wonogiri timur, di antaranya Kecamatan Ngadirojo, Jatisrono, Purwantoro, Jatiroto, Baturetno, Tirtomoyo, Slogohimo, tidak tertutup kemungkinan di kecamatan lain juga ada potensinya, nanti kita petakan dulu baru kemudian ditindaklanjuti, ungkapnya.(joyo)