Satelit9.com,Jakarta- Ketua Panitia Kerja kasus Hambalang di DPR Agus Hermanto berjanji akan memberikan dokumen notulensi rapat proyek pembangunan Pusat Pengembangan Pelatihan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang di Bogor, Jawa Barat, usai masa reses yang akan jatuh 18 November nanti. Sebab dokumen tersebut tengah dikumpulkan Sekretariat Komisi X DPR.
"Nanti setelah reses, tidak ada masalah," kata Agus Hermanto , Selasa (5/11). Agus mengaku tengah melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihan di Jawa Timur. Sementara dokumen masih tersimpan di sekretariat. "Silahkan saja diambil," ujar Agus.
Usai menerima laporan hasil pemeriksaan tahap I kasus Hambalang dari Badan Pemeriksa Keuangan, Panitia Kerja akan menggelar rapat usai reses. DPR, kata Agus, tak akan menghalang-halangi. DPR akan membantu proses analysis investigasi BPK tahap II. "Mungkin sekarang lagi dikumpulin (notulensinya)," kata Agus.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso memerintahkan jajaran Sekretariat Jenderal DPR menyerahkan dokumen rapat Hambalang tersebut ke BPK.
Dalam analysis BPK tahap I terhadap proyek Hambalang mengindikasikan adanya penyalahgunaan wewenang dan penyelewengan. Akibatnya, proyek itu merugikan negara sebesar Rp243 miliar. BPK masih membutuhkan abstracts notulensi rapat Hambalang di Komisi X DPR. BPK berjanji akan menyelesaikan analysis tahap II secepatnya. (Andhini)
.jpg)