Satelit9.com,Jakarta-Politikus chief Partai Golkar Zainal Bintang meminta agar dua nama anggota DPR yang diserahkan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR diusut. Termasuk atasan IL dan SM.
"Siapa tahu yang bersangkutan cuma alat dari partai untuk mencari dana," kata Zainal Bintang , Selasa (6/11).
Zainal juga mendesak agar Dahlan berani melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi, polisi dan Kejaksaan Agung. Bila tidak, Dahlan bisa dianggap melindungi kejahatan dan terkena sanksi hukum.
Kepada Partai Golkar, Zainal meminta agar segera menonaktifkan IL. Saran itu juga berlaku untuk PDI Perjuangan untuk SM. "Tidak perlu menunggu proses hukum. Mana ada asap kalau tidak ada api," ujar Bintang.
Bintang tak ingin laporan Dahlan ke Badan Kehormatan DPR berakhir dengan kompromi politik. Cara itu tidak memuaskan rakyat. "Terlalu politis, dan rakyat tidak suka cara-cara itu. Mana bisa jeruk makan jeruk," kata Wakil Ketua Dewan Pembina MKGR ini.
Kemarin, Dahlan Iskan melaporkan dua dari 10 nama yang dikantonginya sebagai pemeras BUMN. Dua nama anggota DPR itu berasal dari Golkar dan PDI Perjuangan. (c0ol)
