Satelit9.com,Jakarta-Warga pinggir Kali Ciliwung khususnya di kawasan rawan banjir Kel. Bukit Duri, Manggarai dan Kebon Baru, Jakarta Selatan diminta selalu waspada dan bersiap diri jika terjadi banjir kiriman . Gubernur KDKI Jakarta berharap posko banjir, penampungan, kebutuhan dapur umum dan evakuasi warga harus selalu siap 24 jam.Saya berharap posko banjir di kantor Bukit Duri selalu siap 24 jam terlebih memasuki musim hujan ini, kata Gubernur KDKI Jakarta Joko Widodo didampingi Walikota Jaksel Anas Efendi dan Kadis Sosial DKI Jakarta Kian Kelana, Kasudin Sosial Jaksel Abdurachman dan Lurah Bukit Duri M. Isa, Selasa (6/11) saat melihat Posko Banjir di halaman kantor Kel. Bukit Duri, Tebet.
Kesiapan tak hanya penangganan banjir , tambah dia, tapi kesiapan bahan makanan atau sembako serta dapur umum sehingga saat dibutuhkan tak kesulitan.
Tak hanya mengecek kondisi bantaran Kali Ciliwung dan berdialog dengan aparat kelurahan tapi Gubernur DKI yang akrab di panggil Jokowi juga berkesempatan mencicipi makanan yang dibuat sejumlah kaum ibu di dapur umum halaman kantor Kel. Bukit Duri.
Jokowi, menambahkan masalah pelaksanaan normalisasi Kali Ciliwung tentunya akan dipercepat agar warga yang kerap kebanjiran bisa sedikit merasa tenang dan tak lagi harus was-was jika kawasan Bogor hujan.
rogram normalisasi Kali Ciwilung tentunya akan diikuti dengan pembuatan jalan inspeksi di kanan dan kiri Kali Ciliwung sehingga kondisi pinggir kali biasa bersih dan tetata dengan baik. “Masalah ini juga sudah diutarakan kepada Menteri PU Joko Kirmanto beberapa waktu lalu, tuturnya.
SIAP DIALOG DENGAN WARGA
Mengenai rencana pemindahan warga yang bertempat di bantara Kali Ciliwung, tambah Jokowi, tentunya tak semudah memindahkan barang tapi perlu adanya pendekatan dan chat langsung dengan warga yang selama ini bermukim di bantaran Kali Ciliwung.
Tentunya mereka akan dipindahkan ke rumah susun yang segera dibangun dan lokasi pemindahan sampai saat ini belum diketahui secara pasti yang jelas tak jauh dari lokasi selama ini bertempat tinggal. “Yang jelas saya harus bicara atau chat langsung dengan warga setempat. Setelah itu baru bisa memutuskan langkah selanjutnya, katanya. (alia)