• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Keluarga Gadis Diduga Korban Pelecehan Sesalkan Kerusuhan Meluas

    Last Updated 2012-11-03T08:36:01Z


    Satelit9.com,Lampung selatan-Keluarga gadis yang diduga menjadi korban pelecehan yang memicu bentrokan antarwarga di Lampung Selatan, justru menyesalkan terjadinya bentrokan antara warga Desa Agom, Kalianda dan sekitarnya dengan Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan.
    "Kami sangat menyesalkan kejadian ini, urusan yang seharusnya bisa diselesaikan antarkeluarga, malah jadi runyam. Kita semua dirugikan akibat bentrokan ini," kata Rohaimi, 60, ayah gadis yang disebut-sebut sebagai korban tindakan pelecehan seksual, saat ditemui di kediamannya Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (3/11).
    Peristiwa yang dialami kedua gadis itu, kemudian menyebarluas sebagai tindak pelecehan seksual, diduga memicu amarah massa sehingga berkumpul dan melakukan penyerangan hingga bentrokan berdarah tidak terhindarkan lagi.
    Rohaimi mengaku terkejut dengan pemberitaan media massa yang menurutnya justru makin memperuncing keadaan.
    Ia menuturkan, awal mula kejadian, anak gadisnya itu bersama keponakannya yang juga wanita, berangkat ke Pasar Desa Patok di Kecamatan Waypanji untuk membeli sesuatu.
    "Saat dalam perjalanan, menurut anak saya, ada sekitar 10 pemuda yang menggunakan sepeda mengganggunya hingga dia terjatuh karena satu sepeda menghadang motor yang dinaiki kedua gadis itu," ujar dia.
    Selebihnya, karena kondisi korban luka-luka saat dibawa berobat ke bidan kampung setempat, disarankan agar kedua gadis tersebut dirawat di rumah sakit terdekat.
    "Yang namanya masuk rumah sakit perlu biaya, jadi saya rundingan sama lurah setempat, untuk menemui pihak keluarga pemuda dari kampung tetangga untuk mempertanggungjawabkan biaya pengobatan anak saya dan keponakan itu," kata dia.
    Dia juga menegaskan, tidak ada pengakuan dari anak gadisnya itu bahwa dia telah menjadi korban yang mendapatkan perlakuan pelecehan seksual.
    "Saya menyesalkan kejadian ini, mengapa hal sepele seperti itu bisa menjadi besar. Bukan saya gembira, kalau pertanggungjawaban itu sepakat saya sudah senang, tapi kenyataannya menjadi besar seperti ini," kata dia lagi.
    Ia mengaku, kini menjadi tidak nyaman menjalankan hari-hari kehidupannya usai konflik antarwarga beberapa desa itu.
    Dia semestinya sudah bisa kembali berusaha, menggarap sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya, bahkan mencari biaya untuk perawatan anak gadisnya di rumah sakit tersebut. Namun, justru keadaan menjadi semakin keruh.
    "Makanya saya berharap sama media-media ini, terbitkanlah dan mengeluarkan fakta yang sesungguhnya, jangan ditambah-tambah, karena hal itu menambah suasana semakin meruncing," kata dia lagi.
    Dia berharap terjalin kembali kerukunan antara warga Balinuraga dan Desa Agom serta daerah sekitarnya seperti sebelumnya.
    "Dahulu tidak ada masalah, anak-anak bisa bebas saling melintasi antardesa, bahkan ketika warga dari Balinuraga membeli janur untuk peribadatan mereka, kami mencarikannya, itu tidak ada masalah. Tapi kenapa sekarang seperti ini kejadiannya, sungguh saya sangat menyesalkan," kata dia lagi(deva)
    Komentar
    • Keluarga Gadis Diduga Korban Pelecehan Sesalkan Kerusuhan Meluas

    Terkini

    Topic Popular