Satelit9.com,Lamongan-Sundari, 52, pencari batu di Dusun Buyut, Desa Sukobendu, Kecamatan Matup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meninggal setelah tertimpa batu di tambang galian C di desa setempat.
Sabtu (3/11) pagi, jenazahnya telah dimakamkan di kampung halamannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebut, peristiwa longsornya tambang galian C di desa itu terjadi pada Jumat (2/11) petang.
Menurut sejumlah saksi, korban yang sehari-hari bekerja sebagai pencari batu kapur itu mencari batu di bawah tebing galian C desa setempat. Mendadak, tebing yang berada di atas dengan ketinggian sekitar 10 beat runtuh menimpa tubuhnya. Akibat tertimpa longsoran batu tersebut tubuh korban mengalami luka parah hingga meninggal mengenaskan di lokasi kejadian.
Sutini, istri korban yang mengetahui suaminya meninggal dengan tragis ini langsung syok.
Warga sekitar bersama aparat langsung melakukan evakuasi jasad korban dengan alat seadanya.
Ketua Rukun Tetangga Dusun Buyut Olan mengungkapkan setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung diserahkan pada keluarga untuk dimakammkan.
Menurut dia, keluarga juga menolak jenazah korban dioutopsi. Sebab, kematian korban murni sebuah kecelakaan akibat runtuhnya tebing tambang saat mencari batu untuk dijual. Kini, jasad korban sudah dimakamkan setelah dilakukan pemeriksaan seperlunya(wco)
.jpg)