Satelit9.com,Jakarta- Ketinggian banjir yang melanda sejumlah RT dan
RW di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (19/11) pagi, semakin tinggi.
Bahkan di RT 03 dan RT 04/RW 03, ketinggian air sudah mencapai dua
meter. Warga harus menggunakan pelampung untuk keluar rumah.
Menurut Ketua RT setempat, pada pukul 06.00 WIB ketinggian air di pintu air Katulampa menurun dari satu beat menjadi 30 centimeter. Sedangkan ketinggian air di pintu air Depok juga menurun, dari 2,3 beat menjadi 1,4 meter. Hal berbeda terjadi di pintu air Manggarai, ketinggian air naik dari 6,8 beat menjadi 7,65 meter.
Banjir yang menggenangi rumah warga di Kampung Melayu disebabkan hujan deras yang terus mengguyur Bogor dan Jakarta. Namun, banjir kiriman tersebut tidak membuat warga panik ataupun berusaha mengungsi. Warga Kampung Melayu terbiasa menghadapi banjir setiap tahunnya. Mereka hanya memindahkan barang dan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi.(edi)
Menurut Ketua RT setempat, pada pukul 06.00 WIB ketinggian air di pintu air Katulampa menurun dari satu beat menjadi 30 centimeter. Sedangkan ketinggian air di pintu air Depok juga menurun, dari 2,3 beat menjadi 1,4 meter. Hal berbeda terjadi di pintu air Manggarai, ketinggian air naik dari 6,8 beat menjadi 7,65 meter.
Banjir yang menggenangi rumah warga di Kampung Melayu disebabkan hujan deras yang terus mengguyur Bogor dan Jakarta. Namun, banjir kiriman tersebut tidak membuat warga panik ataupun berusaha mengungsi. Warga Kampung Melayu terbiasa menghadapi banjir setiap tahunnya. Mereka hanya memindahkan barang dan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi.(edi)
