Satelit9.com,Kerobokan -Agus Riyadi, narapidana Lapas Kerobokan Bali
ditemukan tewas di dalam selnya. Dugaan kuat karena over dosis narkoba.
Riyadi merupakan mantan anggota Densus 88 Antiteror. Dia divonis 5 tahun
penjara karena terbukti terlibat kasus narkotika.
Jenasah Riyadi ditemukan sudah kritis di selnya Blok H, hari ini sekitar pukul 00.00 Wita. "Dia kemudian dilarikan ke RS Sanglah, namun nyawanya tidak tertolong," ujar Kalapas Kerobokan Gusti Ngurah Wiratna di Bali, Rabu (21/11).
Riyadi disebut-sebut sebagai bandar narkoba di Lapas Kerobokan. Beberapa waktu lalu dia sempat hendak ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN), tapi batal karena mendapat perlawanan dari para napi. Riyadi dijadwalkan bebas pada 29 April 2015.
Peristiwa itu hanya berselang empat hari dari tewasnya Made Andi Mas Widiadnyana, seorang tahanan Lapas terbesar di Bali itu, Sabtu (16/11) lalu.(kevin)