Satelit9.com,Gaza- Sebuah bom yang diduga dari serangan Israel
meledak sekitar 100 beat dari lokasi Rumah Sakit Indonesia di Jalur
Gaza, Rabu (14/11) abscessed waktu setempat. Sedikitnya dua orang tewas
dan sejumlah warga mengalami luka-luka.
"Ada 17 relawan Indonesia lainnya yang mengamankan diri di lantai dasar bangunan rumah sakit," kata Mohammad Husain, salah satu relawan Indonesia pekerja RS Indonesia-Gaza.
Sementara itu, 11 relawan lain yang sedang melaksanakan ru'yatul hilal penetapan awal Muharram di pantai Gaza terjebak di Masjid Gaza City. Mereka terpaksa menunggu situasi aman untuk kembali ke lokasi rumah sakit yang dibangun Medical Emergency Rescue - Comittee (MER-C) tersebut.
Saat ini ada 32 relawan Indonesia yang ditugaskan Pondok Pesantren Al Fatah, Cileungsi, untuk menyelesaikan pembangunan RS Indonesia-Gaza, sebagai dukungan terhadap proyek kemanusiaan yang dilaksanakan oleh MER-C tersebut.
Sebelumnya, Ahmed Al Jabbari pimpinan tertinggi sayap militer Hamas, Brigade Izzudin Al Qassam, syahid dalam serangan Israel ke Gaza. Serangan tersebut menyebabkan sembilan warga Gaza tewas dan melukai lebih dari 13 orang, tujuh di antaranya mengalami luka serius.
Sampai berita ini diturunkan pesawat-pesawat tanpa awak dan F-16 Israel masih terus menggempur Jalur Gaza di beberapa daerah.
Serangan Rabu malam merupakan serangan susulan Israel ke Gaza setelah serangan pertama Selasa malam. Dalam berbagai pernyataannya, militer Israel menyatakan serangan-serangan yang telah dilaksanakan hanya merupakan pembuka bagi serangan darat.(ant/Wrt3)
"Ada 17 relawan Indonesia lainnya yang mengamankan diri di lantai dasar bangunan rumah sakit," kata Mohammad Husain, salah satu relawan Indonesia pekerja RS Indonesia-Gaza.
Sementara itu, 11 relawan lain yang sedang melaksanakan ru'yatul hilal penetapan awal Muharram di pantai Gaza terjebak di Masjid Gaza City. Mereka terpaksa menunggu situasi aman untuk kembali ke lokasi rumah sakit yang dibangun Medical Emergency Rescue - Comittee (MER-C) tersebut.
Saat ini ada 32 relawan Indonesia yang ditugaskan Pondok Pesantren Al Fatah, Cileungsi, untuk menyelesaikan pembangunan RS Indonesia-Gaza, sebagai dukungan terhadap proyek kemanusiaan yang dilaksanakan oleh MER-C tersebut.
Sebelumnya, Ahmed Al Jabbari pimpinan tertinggi sayap militer Hamas, Brigade Izzudin Al Qassam, syahid dalam serangan Israel ke Gaza. Serangan tersebut menyebabkan sembilan warga Gaza tewas dan melukai lebih dari 13 orang, tujuh di antaranya mengalami luka serius.
Sampai berita ini diturunkan pesawat-pesawat tanpa awak dan F-16 Israel masih terus menggempur Jalur Gaza di beberapa daerah.
Serangan Rabu malam merupakan serangan susulan Israel ke Gaza setelah serangan pertama Selasa malam. Dalam berbagai pernyataannya, militer Israel menyatakan serangan-serangan yang telah dilaksanakan hanya merupakan pembuka bagi serangan darat.(ant/Wrt3)
