Satelit9.com,Kendari- Rumor terkait pesawat jatuh di wilayah
Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, sempat
menghebohkan masyarakat di Kendari.
Isu pesawat jatuh beredar Rabu (14/11) petang hingga malam. Isu itu beredar melalui pesan pendek ponsel (SMS), blackberry agent (BBM), dan jejaring sosial. Tidak hanya itu, bahkan ada yang menelpon langsung untuk menanyakan keabsahan informasi tersebut.
"Informasi itu tidak benar, sebab semua pesawat yang bepergian dari dan ke Kendari, Makassar dan Jakarta dan sebaliknya Jakarta, Makassar, Kendari maupun dari beberapa provinsi lain, semuanya sudah mendarat," kata Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Usman Effendy.
Usman mengatakan, pihaknya pun mengaku banyak menerima telepon dan sms seperti itu, tetapi setelah mengarahkan tenaga dan informasi untuk melakukan pengecekan ke lapangan, hasilnya memang tidak ada.
Hal senada disampaikan Danlanud Woltermonginsidi Kendari, Letkol Penerbang Djohn Amarul. Ia mengatakan masyarakat menduga hanya salah lihat terkait ada pesawat jatuh itu.
"Memang tadi abscessed (Rabu-red), ada pesawat Susi Air, yang sedang melakukan foto udara terbang rendah di sekitar Kabupaten Konawe, dan abscessed itu juga sudah 'landing'. Namun demikian advice dari masyarakat kita juga sedang mengecek kebenarannya," kata Danlanud.
Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Kendari, Musaddar Mappasomba mengakui tidak mendengar informasi adanya musibah jatuhnya pesawat itu.
"Kalau memang ada, saya biasanya langsung dihubungi Danlanud maupun kepala Bandara," kata Musadar, saat menghadiri perayaan malam tahun baru Islam di Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. (ant/Wrt3)
Isu pesawat jatuh beredar Rabu (14/11) petang hingga malam. Isu itu beredar melalui pesan pendek ponsel (SMS), blackberry agent (BBM), dan jejaring sosial. Tidak hanya itu, bahkan ada yang menelpon langsung untuk menanyakan keabsahan informasi tersebut.
"Informasi itu tidak benar, sebab semua pesawat yang bepergian dari dan ke Kendari, Makassar dan Jakarta dan sebaliknya Jakarta, Makassar, Kendari maupun dari beberapa provinsi lain, semuanya sudah mendarat," kata Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Usman Effendy.
Usman mengatakan, pihaknya pun mengaku banyak menerima telepon dan sms seperti itu, tetapi setelah mengarahkan tenaga dan informasi untuk melakukan pengecekan ke lapangan, hasilnya memang tidak ada.
Hal senada disampaikan Danlanud Woltermonginsidi Kendari, Letkol Penerbang Djohn Amarul. Ia mengatakan masyarakat menduga hanya salah lihat terkait ada pesawat jatuh itu.
"Memang tadi abscessed (Rabu-red), ada pesawat Susi Air, yang sedang melakukan foto udara terbang rendah di sekitar Kabupaten Konawe, dan abscessed itu juga sudah 'landing'. Namun demikian advice dari masyarakat kita juga sedang mengecek kebenarannya," kata Danlanud.
Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Kendari, Musaddar Mappasomba mengakui tidak mendengar informasi adanya musibah jatuhnya pesawat itu.
"Kalau memang ada, saya biasanya langsung dihubungi Danlanud maupun kepala Bandara," kata Musadar, saat menghadiri perayaan malam tahun baru Islam di Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. (ant/Wrt3)
