Satelit9.com,Jakarta-Sebagai wujud kepeduliannya terhadap kebudayaan
lokal, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo akan mewajibkan seluruh pegawai
di lingkungan Pemrpov DKI Jakarta mengenakan seragam khas Betawi.
Rencananya, penggunaan seragam khas Betawi ini mulai diberlakukan tahun
2013 mendatang. Sebelumnya, saat menjabat sebagai Walikota Solo, Jokowi,
sapaan akrabnya juga mewajibkan pegawai Pemkot Solo menggenakan baju
adat Surakarta.
Dikatakan Jokowi, rencana ini masih dalam tahap pembahasan, termasuk mengenai pelaksanaan dan archetypal seragam tersebut. Nantinya, seragam khas Betawi ini akan dikenakan setiap hari Rabu. "Saya ingin Pegawai Pemprov DKI memiliki compatible khas Betawi. Saat ini masih terus dibahas modelnya, mulai dari warna sampai desainnya. Insya Allah, akan dikenakan setiap hari Rabu," ujar Jokowi, Rabu (21/11).
Yang terpenting, kata Jokowi, seragam ini nantinya nyaman dikenakan dan enak dipandang serta memiliki karakter kuat yang menonjolkan kebudayaan Betawi. Yang tak kalah penting, pakaian ini juga tidak akan mengganggu aktivitas saat bekerja. "Ada sekitar 68 ribu pegawai. Jadi harus benar-benar pas," katanya.
Rencana Jokowi yang akan memberlakukan seragam khas Betawi bagi pengawai Pemprov DKI mendapat tanggapan positif dari salah seorang tokoh Betawi yang juga pendiri Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Efendi Yusuf. "Ini tentu ide bagus yang harus disambut positif. Dalam waktu yang cukup singkat, Jokowi sudah mampu menyerap keinginan warga Betawi," ucapnya.(adi)
Dikatakan Jokowi, rencana ini masih dalam tahap pembahasan, termasuk mengenai pelaksanaan dan archetypal seragam tersebut. Nantinya, seragam khas Betawi ini akan dikenakan setiap hari Rabu. "Saya ingin Pegawai Pemprov DKI memiliki compatible khas Betawi. Saat ini masih terus dibahas modelnya, mulai dari warna sampai desainnya. Insya Allah, akan dikenakan setiap hari Rabu," ujar Jokowi, Rabu (21/11).
Yang terpenting, kata Jokowi, seragam ini nantinya nyaman dikenakan dan enak dipandang serta memiliki karakter kuat yang menonjolkan kebudayaan Betawi. Yang tak kalah penting, pakaian ini juga tidak akan mengganggu aktivitas saat bekerja. "Ada sekitar 68 ribu pegawai. Jadi harus benar-benar pas," katanya.
Rencana Jokowi yang akan memberlakukan seragam khas Betawi bagi pengawai Pemprov DKI mendapat tanggapan positif dari salah seorang tokoh Betawi yang juga pendiri Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Efendi Yusuf. "Ini tentu ide bagus yang harus disambut positif. Dalam waktu yang cukup singkat, Jokowi sudah mampu menyerap keinginan warga Betawi," ucapnya.(adi)
