Satelit9.com,Mojokerto - Nyawa Suparni (47) tak bisa diselamatkan.
Warga Desa Tretek, Kecamatan Pare Kediri, ini sempat dirawat di RS
Sumber Glagah. Ia terluka parah setelah truk yang dikemudikannya
menerjang dua rumah di Pacet.
"Sopir truk meninggal. Lukanya cukup parah," kata Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Ipda Sariyanto kepada satelit9.com, Jumat (23/11/2012) malam.
Suparni mengalami luka serius pada bagian kaki dan tubuhnya. Korban ini sempat terjepit di kepala truk yang ringsek. Warga dan polisi berhasil mengevakuasinya setelah hampir 2 jam.
Saat ini, jenazah Suparni telah dibawa keluarganya pulang ke Pare Kediri. Tangis pecah saat keluarganya sampai di RS Sumber Glagah.
Selain Suparni, dua kenek yang menjadi korban, yakni Rahmat Surya (26) dan Supriyadi (28), warga Dupak Bangunsari, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya masih dirawat di RS Sumber Glagah, karena luka-luka.
Truk bermuatan keramik bernopol L 9714 P yang disopiri korban menerjang dua rumah di Dusun Kambengan, Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet Mojokerto, Jumat (23/11/2012) siang(rofiks)
"Sopir truk meninggal. Lukanya cukup parah," kata Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Ipda Sariyanto kepada satelit9.com, Jumat (23/11/2012) malam.
Suparni mengalami luka serius pada bagian kaki dan tubuhnya. Korban ini sempat terjepit di kepala truk yang ringsek. Warga dan polisi berhasil mengevakuasinya setelah hampir 2 jam.
Saat ini, jenazah Suparni telah dibawa keluarganya pulang ke Pare Kediri. Tangis pecah saat keluarganya sampai di RS Sumber Glagah.
Selain Suparni, dua kenek yang menjadi korban, yakni Rahmat Surya (26) dan Supriyadi (28), warga Dupak Bangunsari, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya masih dirawat di RS Sumber Glagah, karena luka-luka.
Truk bermuatan keramik bernopol L 9714 P yang disopiri korban menerjang dua rumah di Dusun Kambengan, Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet Mojokerto, Jumat (23/11/2012) siang(rofiks)
