Satelit9.com,Madiun -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun berencana
memberikan pesangon alias uang saku pada Pekerja Seks Komersial (PSK)
penghuni lokalisasi Wisma Harapan Gude di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan.
Langkah ini menyusul kebijakan Pemerintah Provinsi Jatim untuk menutup
semua lokalisasi.
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Madiun, Suyadi, mengatakan, setiap PSK nantinya akan menerima dana bantuan yang berasal dari APBD Kabupaten Madiun dan APBD Provinsi Jatim.
"Uang tersebut akan digunakan untuk modal usaha ketika PSK bersangkutan berhenti dan kembali ke kampung halaman. Dana bantuan Rp 6 juta tersebut berasal dari 'sharing' antara APBD Kabupaten Madiun Rp 3 juta dan APBD Provinsi Jatim Rp 3 juta," ujar Suyadi, Jumat malam (23/11/2012).
Suyadi menjelaskan pada tahap awal ada 16 PSK yang mendapat bantuan. Untuk setiap PSK asal Kabupaten Madiun akan diberi uang saku Rp 3 juta dan yang berasal dari luar Madiun hanya diberi Rp 1 juta tiap
Data dari Dinsosnakertrans setempat, PSK penghuni lokalisasi Wisma Harapan Gude di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, saat ini berjumlah 123 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Madiun, juga dari luar kota seperti Nganjuk, Surabaya dan Solo.
Selain berada di lokalisasi, PSK di Kabupaten Madiun juga terdapat di sejumlah warung remang-remang, yang menyediakan jasa plus-plus di wilayah Saradan, Balerejo, dan Dolopo.(woco)
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Madiun, Suyadi, mengatakan, setiap PSK nantinya akan menerima dana bantuan yang berasal dari APBD Kabupaten Madiun dan APBD Provinsi Jatim.
"Uang tersebut akan digunakan untuk modal usaha ketika PSK bersangkutan berhenti dan kembali ke kampung halaman. Dana bantuan Rp 6 juta tersebut berasal dari 'sharing' antara APBD Kabupaten Madiun Rp 3 juta dan APBD Provinsi Jatim Rp 3 juta," ujar Suyadi, Jumat malam (23/11/2012).
Suyadi menjelaskan pada tahap awal ada 16 PSK yang mendapat bantuan. Untuk setiap PSK asal Kabupaten Madiun akan diberi uang saku Rp 3 juta dan yang berasal dari luar Madiun hanya diberi Rp 1 juta tiap
Data dari Dinsosnakertrans setempat, PSK penghuni lokalisasi Wisma Harapan Gude di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, saat ini berjumlah 123 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Madiun, juga dari luar kota seperti Nganjuk, Surabaya dan Solo.
Selain berada di lokalisasi, PSK di Kabupaten Madiun juga terdapat di sejumlah warung remang-remang, yang menyediakan jasa plus-plus di wilayah Saradan, Balerejo, dan Dolopo.(woco)
