Satelit9.com,Jakarta-Naas dialami Karyo (58), warga Jl Sungai Kampar,
RT 20/01, Semperbarat, Cilincing, Jakarta Utara. Pria yang
kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek ini tewas secara
mengenaskan setelah terlinas truk kontainer di Jl Raya Plumpang atau
tepat di depan Pospol Semper, Kamis, (22/11) malam. Korban langsung
tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.
Jenazah korban langsung dibawa ke RSCM Jakarta untuk keperluan otopsi. Sedangkan Wahyu (20), sopir truk kontainer, langsung diamankan polisi di Kantor Laka Lantas Polres Jakarta Utara.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 21.00. "Saya tidak tahu kalau truk yang saya kemudikan melindas korban. Apalagi lalu lintas sedang macet. Tiba-tiba sejumlah orang memberitahu kalau truk yang saya kemudikan melindas korban," ujar Wahyu dengan raut wajah penuh penyesalan, Kamis (21/11).
Wahyu, warga Rangkasbitung, Banten ini mengaku, saat itu dirinya hendak menuju basin di kawasan Sunter setelah melakukan bongkar muat di kawasan Cakung.
Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar mengatakan, sebelum kejadian korban yang mengendarai Honda Revo B 6668 UQO melintas dari Tipar Cakung menuju Jl Raya Plumpang. Namun, saat melintas di depan Pospol Semper, dari sisi kanan korban tampak berusaha mendahului truk kontainer yang dikemudikan Wahyu bernopol B 9339 WE.
Naas bagi korban, saat berusaha mendahului truk, korban justru terhalang oleh pagar pembatas beton (barrier) hingga akhirnya terjatuh dan terlindas truk kontainer. "Korban terjatuh dan masuk ke kolong truk hingga kepalanya terlindas roda belakang truk kontainer," kata Daud.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari rekan-rekannya, kata Daud, korban diketahui sebagai tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar Kelurahan Semperbarat. "Truk kontainer dan sopirnya sudah diamankan di Kantor Laka Lantas Polres Jakarta Utara. Sedangkan jenazah korban langsung dibawa ke RSCM," tandasnya.(erik)
Jenazah korban langsung dibawa ke RSCM Jakarta untuk keperluan otopsi. Sedangkan Wahyu (20), sopir truk kontainer, langsung diamankan polisi di Kantor Laka Lantas Polres Jakarta Utara.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 21.00. "Saya tidak tahu kalau truk yang saya kemudikan melindas korban. Apalagi lalu lintas sedang macet. Tiba-tiba sejumlah orang memberitahu kalau truk yang saya kemudikan melindas korban," ujar Wahyu dengan raut wajah penuh penyesalan, Kamis (21/11).
Wahyu, warga Rangkasbitung, Banten ini mengaku, saat itu dirinya hendak menuju basin di kawasan Sunter setelah melakukan bongkar muat di kawasan Cakung.
Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara, AKP Daud Iskandar mengatakan, sebelum kejadian korban yang mengendarai Honda Revo B 6668 UQO melintas dari Tipar Cakung menuju Jl Raya Plumpang. Namun, saat melintas di depan Pospol Semper, dari sisi kanan korban tampak berusaha mendahului truk kontainer yang dikemudikan Wahyu bernopol B 9339 WE.
Naas bagi korban, saat berusaha mendahului truk, korban justru terhalang oleh pagar pembatas beton (barrier) hingga akhirnya terjatuh dan terlindas truk kontainer. "Korban terjatuh dan masuk ke kolong truk hingga kepalanya terlindas roda belakang truk kontainer," kata Daud.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari rekan-rekannya, kata Daud, korban diketahui sebagai tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar Kelurahan Semperbarat. "Truk kontainer dan sopirnya sudah diamankan di Kantor Laka Lantas Polres Jakarta Utara. Sedangkan jenazah korban langsung dibawa ke RSCM," tandasnya.(erik)
