Satelit9.com,Jakarta-Bus TransJakarta kembali memakan korban. Kali ini seorang wanita hamil diseruduk di Jalan MT. Haryono, tepatnya setelah Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (23/11) malam. Beruntung korban bersama suaminya hanya luka ringan dan langsung dilarikan ke RS UKI.
Aminin, 30, wanita yang tengah hamil empat bulan, beserta sang suami, Gatot Wahyudianto, 32, dibantu pengendara lain dilarikan ke RS UKI untuk medapatkan pertolongan. Saya lagi jalan dari arah Halim menuju perempatan Cawang, tahu-tahu busway nabrak saya, kata Gatot yang ditemui di IGD RS UKI.
Menurutnya, saat mengendarai sepeda motor Suzuki Skywave B 6307 CQA, dirinya berjalan pelan. Lampu sein kiri sudah dinyalakannya, namun entah mengapa, Bus TransJakarta nomor polisi B 7747 IS langsung menghantamnya dari belakang. Bus-nya kosong warga sekitar bilang sopirnya bawa mobil ugal-ugalan, ujar Gatot.
Diceritakan Gatot, saat kecelakaan terjadi ia buru-buru menarik istrinya dari kolong bus.
Menurut Gatot, berdasarkan informasi yang didapat dari warga yang membantu korban di tempat kejadian Bus TransJakarta koridor VII jurusan Kampung Melayu “ Kampung Rambutan tengah dalam kondisi kosong. Beberapa warga juga melihat, sang sopir melajukan bus cukup kencang dalam kondisi hujan dan jalanan licin.
Mungkin busnya mau pulang buru-buru ke pool-nya, soalnya nggak ada penumpangnya, tutur Gatot, yang merupakan warga Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Diungkapkan Gatot, atas peristiwa itu, sang istri mengalami luka memar di sekujur tubuhnya, kaki kirinya terkilir karena sempat terseret ban bus. Tak hanya itu, wanita yang mengenakan kerudung itu, tangan kirinya luka sobek. Sementara Gatot sendiri hanya mengalami luka ringan di tangan dan kakinya serta sedikit terkilir di bagian punggung.
Korban ke RS UKI diantar Bus Hiba Utama yang diberhentikan polisi. Sementara sopir busway sudah diperiksa polisi.
Saat ini usai pemeriksaan tim dokter RS UKI, Gatot telah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan. Sementara, sang istri yang tengah mengandung empat bulan, masih diperiksa atas seluruh kondisi calon bayi dan dirinya sehingga memerlukan waktu enam jam ke depan baru diketahui hasil kesehatannya. (Ifand)
