Satelit9.com,Jakarta-Sarasehan Budaya dalam rangka menyambut Hari
AntiKorupsi sedunia digelar di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian,
Jakarta, Jumat (30/11). Acara digagas Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK), Polri, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung (MA).
"Kita berdeklarasi. Sesama institusi penegak hukum, kita akan bersinergi dalam memberantas korupsi," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Suhardi Alius di sela-sela acara tersebut.
Sarasehan Budaya dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari empat institusi tersebut, di antaranya Wakil Kapolri Komjen Nanang Sukarna, pimpinan KPK Abraham Samad, dua wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Adnan Pandu Praja, Wakil Jaksa Agung Darmono.
Hadir pula Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Denny Indrayana. Mereka duduk lesehan satu panggung dengan budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) dengan kelompok musik Kyai Kanjeng. Acara dibukan dengan lantunan ayat Alquran, dilanjutkan dengan lagu-lagu yang dibawakan Cak Nun bergantian dengan kelompok vokal Polwan.
Abraham Samad dalam sambutannya mengataka, para penegak hukum berkumpul dalam rangka menjalin silaturahmi. Juga memperkuat harmonisasi dan sinergi antara KPK, Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya.
Sementara Wakil Jaksa Agung Darmono menyatakan korupsi adalah masalah besar bagi Indonesia dan bangsa lain. Untuk itu, kata Darmono, diperlukan dua hal besar untuk melawan korupsi. Pertama, tenaga dan kemauan.
Konsep Sarasehan Budaya dibuat sederhana dengan duduk lesehan. Kudapan yang disediakan serba rebusan, seperti kacang, ubi, singkong, dan jagung rebus.(cool)
"Kita berdeklarasi. Sesama institusi penegak hukum, kita akan bersinergi dalam memberantas korupsi," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Suhardi Alius di sela-sela acara tersebut.
Sarasehan Budaya dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari empat institusi tersebut, di antaranya Wakil Kapolri Komjen Nanang Sukarna, pimpinan KPK Abraham Samad, dua wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Adnan Pandu Praja, Wakil Jaksa Agung Darmono.
Hadir pula Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Denny Indrayana. Mereka duduk lesehan satu panggung dengan budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) dengan kelompok musik Kyai Kanjeng. Acara dibukan dengan lantunan ayat Alquran, dilanjutkan dengan lagu-lagu yang dibawakan Cak Nun bergantian dengan kelompok vokal Polwan.
Abraham Samad dalam sambutannya mengataka, para penegak hukum berkumpul dalam rangka menjalin silaturahmi. Juga memperkuat harmonisasi dan sinergi antara KPK, Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya.
Sementara Wakil Jaksa Agung Darmono menyatakan korupsi adalah masalah besar bagi Indonesia dan bangsa lain. Untuk itu, kata Darmono, diperlukan dua hal besar untuk melawan korupsi. Pertama, tenaga dan kemauan.
Konsep Sarasehan Budaya dibuat sederhana dengan duduk lesehan. Kudapan yang disediakan serba rebusan, seperti kacang, ubi, singkong, dan jagung rebus.(cool)
