![]() |
| Wartawan mendatangi markasInfantri 521 |
Satelit9.com,Kediri-Sedikitnya 15 jurnalis dari Aliansi Jurnalis Idependen (AJI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri, Jatim mendatangi markas Batalyon Infantri (Yonif) 521 Kediri di Jalan A Yani, Kota Kediri, Selasa (28/2).
Mereka meminta klarifikasi langsung Komandan Yonif 521, terkait kasus penganiayaan yang menimpa wartawan MNC TV Agung Kridaning Jatmiko, 28, yang diduga kuat dipukul anggotaTNI berpangkat kopda.
Ketua AJI Kediri Hari Tri Wasono meminta pimpinan Yonif 521 untuk menindak anggotanya berinisial SD atas tindakan kekerasan tersebut.
"Sanksi yang setimpal dan memberi efek jera dari pimpinan TNI diharapkan menjadi preseden positif agar tindakan kekerasan oleh aparat militer terhadap orang sipil tidak terjadi lagi," ujar Hari Tri Wasono.
Berdasarkan pengakuan Agung, jurnalis MNC yang menjadi korban pemukulan ia digebuki anggota Yonif 521 SD setelah menyalip kendaraan anggota TNI tersebut. Akibat pemukulan itu wajah Agung lebam
