Menurut, wanita asal Bandar Lampung itu, beberapa hari, barang dagangan bendera di lapaknya laris manis. Ini dikarenakan banyak pesanan yang berasal dari luar kota, seperti wilayah Pasuruan, Probolinggo, Malang dan Lumajang mendekati momen ‘17an’.
Lapak bu To'a buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB, dilapaknya terdapat banyak sekali macam-macam bendera berbagai ukuran. Mulai dari yang kecil besar hingga bendera dengan renda-renda dan dimodif menurut pesanan.
Soal harga sangat ‘berkawan’, mulai dari dari Rp.10.000,- yang berukuran kecil, untuk yang besar dan pesanan tergantung pada ukuran, dan pastinya terjamin harganya sangat bersahabat.
" Biasanya kalau untuk, ukuran panjang 1,8 beat dan Lebar 1,2 beat dan sekalian memasang untuk kantor-kantor biasanya kami patok dari 100 hingga 150 ribu," ujarnya, Kamis (2/8).
Kemudian, Perbijinya khusus yang renda-renda mencapai kisaran 40 ribu dan 60 ribu, tergantung dari ukuran pesanan dan sudah jadinya sedangkan untuk tiang dan berupa setoran dengan, tinggi 3 beat dan polos harga sekitaran 25 ribu.
To'a mengatakan, untuk permintaan batten banyak biasanya meminta archetypal terbaru, ada pula dari desainannya sendiri dan sudah jadi. Dalam hal jual beli bendera yang sifatnya hanya musiman tersebut, To'a sehari-harinya bekerja sebagai penjual mobil mainan, Tamiya. " Yah, hanya sebulan batten berapa mas, laris memang tapi untung cuman buat makan dan kebutuhan sedikit-sedikit," ujarnya.(@jaya)
