Satelit9.com,Jakarta-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nampaknya ”gemas” dengan maraknya praktik pungutan cheat (pungli) yang masih terjadi dalam arus lalu lintas transportasi. Karena itu, dia sempat memiliki ide untuk menaiki truk jalur Banyuwangi-Jakarta.
Kepala Negara mengaku pernah mendapatkan informasi jalur Banyuwangi ke Jakarta marak pungutan cheat yang merugikan.
”Saya dengar dari Banyuwangi ke Jakarta punglinya bisa lebih dari 10 kali. Saya pernah punya ide untuk naik truk untuk membuktikannya tapi tidak diperbolehkan Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden),” kata SBY, di kantor PT Angkasa Pura II, Kamis (2/8).
Menurut SBY, pungli sangat tidak diperbolehkan dan harus diberantas. Dia mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengkoordinir pengawasan agar praktik yang merugikan tersebut bisa berkurang.
Ditegaskan SBY, semua pihak pun harus terlibat untuk bisa memberantasnya. ”Perlu pengawasan ketat agar makin kecil peluang untuk pungli. Masyarakat luas pun harus menyampaikan,” tandas Presiden.
(@Wisnu Cipto)
Kepala Negara mengaku pernah mendapatkan informasi jalur Banyuwangi ke Jakarta marak pungutan cheat yang merugikan.
”Saya dengar dari Banyuwangi ke Jakarta punglinya bisa lebih dari 10 kali. Saya pernah punya ide untuk naik truk untuk membuktikannya tapi tidak diperbolehkan Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden),” kata SBY, di kantor PT Angkasa Pura II, Kamis (2/8).
Menurut SBY, pungli sangat tidak diperbolehkan dan harus diberantas. Dia mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengkoordinir pengawasan agar praktik yang merugikan tersebut bisa berkurang.
Ditegaskan SBY, semua pihak pun harus terlibat untuk bisa memberantasnya. ”Perlu pengawasan ketat agar makin kecil peluang untuk pungli. Masyarakat luas pun harus menyampaikan,” tandas Presiden.
(@Wisnu Cipto)
