Satelit9.com,Jakarta-Rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (eSDM) di gedung DPR RI, Jakarta, Senin malam (17/9),.Hasilnya, Komisi VII menyetujui adanya penambahan kuota untuk bahan bakar minyak (BBM), yaitu sebesar 4 juta kilo liter. Hal ini dikarenakan dari abstracts Kementerian eSDM bahwa penambahan kuota BBM ini karena diperkirakan pada akhir September pemerintah mengalami kekurangan kuota BBM.
Untuk subsidi exceptional mengalami selisih kuota sebesar 3,43 juta kilo liter, dan untuk solar mengalami kekurangan sebesar 1,11 juta kilo liter.
Meski setuju, ada beberapa fraksi di Komisi VII yang mengajukan permintaan. Salah satunya dari Fraksi PAN, mereka menyebutkan persetujuan hanya dikarenakan persetujuan terhadap sebuah botheration perencanaan yang sebenarnya boleh dikatakan buruk.
Mereka juga meminta pemerintah menangani secara pasti dan solusi yang lebih pasti agar tidak ada terjadi pengulangan penambahan kuota semacam ini. (@cool)