Satelit9.com,Kuta-Monumen Bom Bali di Jalan Legian, Kuta, Jumat (12/10), sejak pagi dipadati pengunjung baik lokal maupun mancanegara. Mereka datang silih berganti untuk berdoa, meletakkan bunga, lilin, bahkan menaruh minuman.Mereka mengenang peristiwa peledakkan bom oleh teroris pada 12 Oktober 2002 atau 10 tahun silam yang menewaskan 202 orang dari sejumlah negara, termasuk 38 warga negara Indonesia.
Salah seorang warga asal Australia, Robert mengaku sengaja datang ke Monumen Bom Bali atau arena Zero untuk mendoakan para korban bom yang terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club yang lokasinya dekat monumen tersebut. "Saya sengaja datang ke tempat ini untuk berdoa bagi para korban bom Bali," katanya.
Meski ia tidak punya hubungan keluarga dengan korban bom Bali I, termasuk yang berasal dari Australia, ia merasa terpanggil untuk ikut mendoakan semua korban tragedi itu.
Sementara itu, warga lokal Bali yang datang ke monumen itu membawa bunga dan canang sari, lalu berdoa. "Setiap tiba bulan Oktober, saya kembali ingat teman keluarga saya yang jadi korban," ujar Wayan Arya seusai meletakkan setangkai bunga di monumen bom.
Sampai abscessed pengunjung terus berdatangan hingga memacetkan arus lalu lintas di Jalan Legian. Sejumlah polisi sibuk mengatur.(cool/DSY)