Satelit9.com,Bima- Puluhan mahasiswa bentrok dengan sejumlah aparat
keamanan saat berunjuk rasa di depan kantor Pemerintahan Kota Bima, Nusa
Tenggara Barat, Kamis (22/11). Seorang mahasiswa terluka dalam
bentrokan tersebut.
Bentrokan terjadi saat massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bima itu menuntut pemerintah membubarkan tempat-tempat prostitusi dan merazia minuman keras di NTB.
Namun, sejumlah anggota Polres Kota Bima yang berjaga menilai orasi mahasiswa itu melecehkan institusi Polri. Sejumlah anggota langsung mengejar dan memukuli puluhan pengunjuk rasa.
Usai bentrok, massa melanjutkan aksi mereka di Mapolres Bima Kota dengan tuntutan yang sama. Mahasiswa juga meminta kepada Kepala Polres Bima untuk membina dan memproses anggotanya yang terlibat kekerasan.(Wrt1)
Bentrokan terjadi saat massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bima itu menuntut pemerintah membubarkan tempat-tempat prostitusi dan merazia minuman keras di NTB.
Namun, sejumlah anggota Polres Kota Bima yang berjaga menilai orasi mahasiswa itu melecehkan institusi Polri. Sejumlah anggota langsung mengejar dan memukuli puluhan pengunjuk rasa.
Usai bentrok, massa melanjutkan aksi mereka di Mapolres Bima Kota dengan tuntutan yang sama. Mahasiswa juga meminta kepada Kepala Polres Bima untuk membina dan memproses anggotanya yang terlibat kekerasan.(Wrt1)
