Satelit9.com,Jakarta- Detak jantung sejumlah anggota DPR yang diduga melakukan pemeras terhadap BUMN bakal lebih cepat. Pasalnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, kembali menyerahkan nama anggota DPR yang diduga meminta upeti dari anak buahnya.-
Berbeda dengan penyerahan sebelumnya, kali ini Dahlan tidak datang langsung ke DPR melainkan hanya mengutus kepala biro hukum Kementerian BUMN untuk menyerahkan enam nama anggota DPR lainnya yang diduga memeras perusahaan BUMN.
Menurut Dahlan, penyampaian nama anggota DPR melalui surat tidak menyalahi kesepakatan. Sebab, Badan Kehormatan (BK) DPR mengemukakan bahwa Dahlan tidak perlu datang sendiri dan cukup hanya dengan berkirim berkas.
Dalam berkas susulan tersebut, Dahlan menyampaikan enam nama disertai kronologi kejadiannya. Dari enam nama tersebut, ada satu orang yang justru mendapat pujian dari Dahlan. Alasannya, orang tersebut mencegah teman-temannya yang terus mendesak direksi sebuah BUMN memberikan upeti ke DPR.
Dengan diserahkannya enam nama tambahan, Dahlan secara absolute telah menyerahkan delapan nama. sesungguhnya, Dahlan menyebutkan sembilan nama. Namun, satu nama ternyata orang yang sama.
"Ternyata absolute sembilan nama. Satu orang berada di dua peristiwa dan satu orang lagi justru harus saya puji," ujar Dahlan melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (7/11).
Dahlan mengaku tidak mengantongi nama lain kecuali jika keadaan berkembang. Padahal, sebelumnya Dahlan sempat mengaku mengantongi 10 nama. Namun, Dahlan berkelit dan memiliki alasan lain. "Bisa 8,9,10, 11 dan 12," tandasnya.(debi)